Halo semuanya, apa kabar?semoga teman-teman selalu dalam keadaan baik. Nah, pada kali ini saya akan menuliskan tentang pengalaman saya berada di kampus BogorEdcucare.
Beberapa pengalaman, perkenalan dan pendapat saya mengenai kampus BogorEducare.
Saya akan membawa kalian ke waktu dimana saya pertama kali menginjakan kaki di kampus BogorEducare.
Bermula ketika setelah menyatakan resign dari tempat kerja, saya sulit mendapatkan tempat kerja lain. Berjalan mencari tempat yang membuka lowongan pekerjaan tenyata sangat sulit.
Pada akhirnya saya direkomendasikan untuk masuk ke kampus BogorEducare. Awalnya saya tidak tahu apa itu kampus BogorEducare(BEC), Saya pun melalakukan registrasi online, mengikuti tes, dan lain-lain.
Akhirnya, saya diterima di kampus BEC ini. MOM(Masa Orientasi Mahasiswa) angkatan 23 telah dimulai, saya pun turut antusias menyambutnya. Pada MOM itu, sungguh berkesan melihat orang-orang sangat saling peduli satu sama lain. meskipun saya hanya terdiam saj karena tidak ada satu orang pun yang saya kenal di kampus ini. Tetapi saya merasa sedikit kesal kepada kaka tingkat yang menjadi panitia MOM karena sering memarahi hahahaha.
Setelah melewati masa orientasi mahasiswa, dimulailah Catur wulan 1 untuk masa pembelajaran. Mahasiswa pun telah dibagi untuk masing-masing kelasnya. Saya mendapatkan kelas D yaitu Diligent pada cawu 1 ini. Lagi-lagi hanya terdiam ketika memasuki kelas karena masih belum bisa beradaptasi dengan baik dan juga saya masih belum bisa berbaur dngn siapapun di kelas maupun di Kampus ini. Tetapi, seiring berjalannya waktu dan orang lain yang sering menyapa lalu mengajak saya untuk bercakap, rasanya nyaman juga berada di kampus ini. Mereka menceritakan pengalaman mereka, kehidupan mereka dan juga masalah mereka. Rasanya seperti keluarga, orang-orang yang sangat rendah hati sangat langka sekali.
Karna ingin mempunyai pengalaman yang menarik, saya berusaha mengikuti lingkungan di kampus. Pada saat itu, Divisi Perpustakaan menyelenggarakan sebuah acara Grand Opening. Dalam rangkaian acara tersebut ada Stand Up Comedy. ketika saya mengetahuinya, saya tertarik untuk berpastisipasi dalam acara tersebut. Ketika MC menawarkan, “Apakah ada yang ingin tampil Stand Up Comedy?” Saya dengan percaya dirinya mengacungkan tanga dan maju kedepan.

Pada awalnya saya berhasil membuat penonton tertawa ketika saya mengeluarkan bit saya yang pertama. Tetali, penyakit seorang introvert kambuh. Kaki mulai gemetaran, keringat dingin mulai keluar dan jantung berdebar-debar. Dengan kocaknya saya menutup penampilan saya sendiri dengan muka yang penuh dengan rasa malu hahahaha.
Tetapi, itu menjadikan saya bisa lebih dekat dengan teman-teman yang lain.
Sangat seru di cawu 1 ini karena banyak sekali tawa meskipun pada akhir cawu 1 malah duka yang hadir. Karena beberapa teman-teman banyak yang harus keluar (DO). Sempat merasa tidak menerima, karena saya mengatahui sendiri semangat reman-teman dalam belajar, mereka yang ter-DO benar-benar berjuang ketika ujian. Namun, semua harus diterima dan pastinya jalan yang lebih baik akan mereka terima.
Setelah melewati cawu 1 berlanjutlah ke cawu 2. Tidak dengan kelas yang sama, karena pada cawu 2 kelas kembali di acak. Pada cawu 2 ini saya mendapatkan kelas E yaitu Emphatic waw. Sangat lucu dan merasa malu-malu lagi ketika mendapatkan kelas baru. Tetapi, teman-teman di cawu 2 ini tidak kalah serunya. Mereka semua hobi bercanda sama seperti saya, mereka cerdas dan semangat ketika belajar. Tetapi dengan teman-teman di cawu 2 ini sangat singkat Karena disebabkan oleh hebohnya wabah vorus corona di Indonesia. Kampus pun meliburkan kegiatan belajar mengaar dan memerintahkan semua mahasiswa untuk belajar dirumah.
Lalu, apa pendapat tentang BEC menurut saya?
Kampus BEC adalah satu-satunya tempat yang dapat merubah kepribadian saya. Entah, saya yang awalnya bukan orang yang memiliki kepercayaan diri tinggi, tiba-tiba saya menjadi seorang yang sangat percaya diri. Pertama kalinya saya memberanikan diri menampikan Stand Up Comedy hanyalah di kampus BEC. Yang paling sangat berterima kasihnya saya kepada BEC adalah mengingatkan saya kembali dengan pelajaran komputer. BEC telah mendekatkan saya kembali dengan komputer. Karena setelah lulus sekolah jarang rasanya saya menggunakan komputer hahahaha karena aya telah diracuni oleh Gadget.
Tidak lupa juga dengan teman-teman yang ada di BEC, mereka sangat benar-benar hebat, tebaik dan juga sangat solid. Kebanyakan mereka dari luar bogor. Ada dari Jawa, Sumatera, Lombok dan NTT. Bayangkan mereka meninggalkan berlian mereka dirumah yaitu Keluarga untuk mencari ilmu. Betapa menginspirasinya mereka dengan penuh semangat ingin membahagiaakan keluarganya berharap setelah lulus mereka mendapatkan pekerjaan yang baik untuk masa depannya. Mereka adalah orang-orang yang pertama kalinya mengubah jalan pikir saya.
Pada saat ini, saya bersama teman-teman sedang menuju KHS. Hasil yang memutuskan kami untuk lanjut atau berhenti. Saya berharap teman-teman mendapatkan hasil yang baik dan bisa melanjitkan pembelajaran di Cawu 3.
7Ini adalah pertama kalinya saya tidak ingin kehilangan teman.