Halo semuanya kali ini saya akan menceritakan sebuah pengalaman tentang pendakian saya ke Gunung Gede pangrango.

Libur ujian semester 1 telah berakhir, saya bersama teman-teman telah merencanakan untuk berangkat mendaki ke Gunung Gede Pangrango. Semua peralatan untuk pemberangkatan sudah disediakan, perlengakapan pribadi pun sudah siap. Berbelanja sebentar ke sebuah Indomaret untuk membeli beberapa makanan dan yang kami butuhkan lainnya.
Setelah mempersiapkan semuanya, kami bergegas untuk segera berangkat. Yang ikut pemberangkatan kali ini berjumlah 12 orang. Kami memulai pemberangkatan sekitar pukul 20.00 WIB kami seharusnya berangkat dari sore hari namun hujan yang sangat lebat memaksa kami untuk menunda pemberangkatan pada sore itu. Untuk sampai ketujuan kami hanya meminta tebengan kepada kolbun yang melintas dijalanan. Berapa kali kami diturunkan karena kolbun tersebut berbeda tujuannya dengan kami. Sampai akhirnya, kami menaiki satu kolbun lagi untungnya kolbun itu akan melewati tempat yang menjadi tujuan kami yaitu ke daerah Cibodas. Karena Gunung Gede Pangrango berlokasi di daerah tersebut.
Saat sampai di daerah Cibodas disebuah terminal angkutan umum, saya melihat jam untuk mengetahui pukul berapa kami sampai. Ternyata, kami tiba didaerah cibodas ini kurang lebih pada pukul 00.27. Kami tidak melewati jalur cibodas karena jalurnya telalu jauh untuk dilewati untuk menuju Gunung Gede. Kami memilih jalur Gunung Putri karena jalurnya lumayan mudah untuk dilewati. Kami menaiki sebuah angkutan untuk sampai ke Basecamp Gunung Putri.
Akhirnya kami sampai di basecamp Gunung Putri pada pukul sekitar 01.23 dan kami segera beristirahat. Kami beristirahat dibasecamp Gunung Putri di tempatnya Abah Anwar salah satu orang yang mempunyai tempat istirahat yang sangat terkenal.
Jadi, basecampe Abah Anwar ini tidak hanya untuk beristirahat tapi juga ada Warung nasi, Toko aksesoris Gunung, dan lain-lain.
Kami mengisi perut kami dulu sebelum kami tidur. Maklum perjalanan yang cukup lama menguras tenaga dan isi perut kami. Sesudah makan, kami segera tidur karena kami harus mulai mendaki pada pukul sekitaran 05.00 pagi. Kami memanjakan penat kami meskipun terasa sangat dingin pada saat itu
Terasa baru saja tertidur, temanku pun membangunkanku untuk memulai pendakian. Saya mempersiapkan dan mengecek kembali peralatan sebelum mendaki. Tidak hanya, kami juga tidak lupa berdoa untuk keselematan perjalanan mendaki kami karena itu hal yang sangat wajib untuk memulai pendakian. Oh iya, kami juga harus melakukan simaksi atau pendaftaran izin mendaki terlebih dahulu untuk sebuah keamanan. Akhirnya, kami mulai berjalan naik pada pukul 05.45 dengan berjalan saling berjajar panjang dari depan ke kebelakang. Saya menempati posisi tengah saat perjalanan itu dengan rasa senang dan berkata dalam hati saya akan memulai perjalanan yang sangat menyenangkan pastinya.